{Kyuhyun’s Diaries} Baby

IMG-baby-WA0004

Author   : syipoh and elftodie21

Cast       : Cho Kyuhyun, Lee Hyora, Song Joongki

Rate       : PG13

Genre     : comedy, romance, family

***

“Kyuhyun~ah. Cepat bangun! Kita sudah terlambat!” Aku mendengar suara teriakan istriku itu. Ah, kenapa dia suka sekali berteriak di pagi hari?

“Eum~ Lima menit lagi, Hyo~ya…” Aku menggelungkan tubuhku lagi ke dalam selimut. Hari ini kan hari Minggu. Kenapa dia suka sekali menggangguku di hari yang tenang ini?

“Cho Hyunjin~ Ksau tahu kan apa yang harus kau lakukan?” Tanpa membuka mata. aku mendengar istriku berkata lagi. Hyunjin? Siapa dia? Hyunjin itu… Kenapa ada marga Cho di depan namanya? Apakah Hyora sudah melahirkan? Kapan? Setahuku, kehamilannya baru genap enam bulan.

“Cho Kyuhyun!” Aku membuka mataku, “Ileona~ Ileona~” Aku merasakan tubuhku ditindih oleh benda besar. Berat sekali. Kusibak selimut yang ada di atasku dan dapat kulihat senyum bocah sial itu ada di depanku. Aku mengerjapkan mataku memandang wajah mungil tapi menyiratkan seringainya sangat mirip dengan…

“Cho Hyunjin~ Sudah berapa kali Eomma bilang. Panggil Appa!” Kami berdua menatap ke arah suara Hyora yang kini ada di pinggir pintu kamar kami.

Mian, Eomma~” jawabnya sopan.

Appa bulleojwo.”

Appa~ Ileonaceyo.” katanya dengan bahasa yang belum begitu jelas.

Tunggu.

Benarkah dia anakku? Apa ini semua hanya mimpi?

“Anak pintar~” Hyora menepuk kepalanya lalu berlalu begitu saja.

Kenapa dia tidak menyapaku dengan morning kiss yang sering kami lakukan?

“Cho Kyuhyun, aku menang hari ini. Eomma mengatakan kalau aku anak pintar. Kkk.”

Mataku membelalak. Aish! Beraninya dia memanggil namaku dan menirukan suara tertawa setanku? Apa benar dia putraku?

Dia menyeringai lagi.

“Aku takkan membiarkanmu merebut Eomma dariku.”

Ya! Neo! Kau ini kenapa berani sekali mengatakan hal itu? Hyora Eomma adalah milik Appa.”

Aniyo. Dia milikku, Appa.”

Aku hendak menjitak bocah nakal itu. Tapi, dengan cepat dia langsung berlari dan bersembunyi di belakang Hyora yang sudah menyilangkan kedua tangannya.

“Eomma~ Appa mau memukulku karena aku membangunkannya. Huaaaa… Appa nakal~” rengeknya.

“Kyu~” Tatapan Hyora yang tajam itu langsung membuatku terhenti. Aish, jinjja.

“A…ani. Bukan seperti itu, Hyo~”

“Sudah. Ayo cepat siap-siap.”

Hyunjin yang ada dibelakang Hyora menjulurkan lidahnya. Dan aku tanpa menyangkal lagi turun dari tempat tidur. Belum sempat aku berganti baju, anak itu sudah menyeret tanganku tiba-tiba.

“Kaja Appa!”

“Heyyyy~ Tunggu!” Tenaganya benar-benar besar. Makan apa sebenarnya anak ini? Dengan mudahnya, dia bisa menyeretku.

Eomma!” Aku pun melihat Hyora sudah menunggu kami, mengenakan rok terusan berwarna putih. Cantik sekali.

“Hyunjin~ahJohahae?”

Eung, Eomma. Aku sangat merindukan Haraboji.” jawabnya dengan wajah riang.

Aku merasakan kehangatan di tanganku. Tangan kiri kecilnya menggenggam tanganku erat sedangkan tangan kanannya menggenggam erat tangan ibunya seakan tak ingin melepaskannya. Mereka berdua tersenyum.

Ja~ Kita sudah sampai.” kata Hyora.

Mwo? Sudah sampai?” Aku yang sedari tadi memperhatikan mereka berdua, tiba-tiba sadar bahwa kami telah sampai di depan rumah orang tuaku.

Hyora membuka pintu gerbang rumah orang tuaku dengan hati-hati sambil menuntun putra kami yang sepertinya sudah tak sabar bertemu kakek dan neneknya.

Harabeoji!” Tangannya kemudian terlepas dari genggaman kami berdua. Dia sudah berlari dengan kencang menuju Appaku yang sedang memberi makan ikan yang ada di depan rumah kami.

“Hyunjin~ah. Hati-hati!” teriak Hyora.

Bocah itu tak menghiraukan teriakan ibunya.

Aigoo~ Uri Hyunjin. Ayo kemari. Peluk harabeoji!” kata Appa yang langsung saja merentangkan tangannya sambil berlari kecil juga menuju cucunya.

“Dia sepertimu. Tidak pernah mendengarkanku dengan baik.” kata Hyora sambil menatapku geli.

“Walau tidak mendengarkanmu dengan baik, tapi kami tetap bisa membuatmu tersenyum, bukan?”

Eo~” Hyora mengangguk. Kami berjalan beriringan menuju cucu dan kakek yang sedang melepas rindu.

Annyeong haseyo~” Aku dan Hyora menyapa Appa.

“Uri Hyunjinie, kau sehat?” tanya Appa-ku.

Ne, Haraboji.”

Aigoo… Kau pintar sekali.” Appa tersenyum sambil memandangi Hyunjin. Semuanya begitu menyayangi Hyunjin.

“Hyunjin~ah.” Itu suara Eomma.

Eommunim, Annyeonghaseyo.”

Halmoni!” Kali ini Hyunjin merentangkan tangannya untuk memeluk neneknya.

“Halmoni, Appa nakal. Tadi, waktu Hyunjin mau membangunkan Appa, aku mau dipukul.” Ckckck. Bagaimana bisa dia tega mengadukanku lagi pada Eomma?

Sial! Sudah cukup Hyora yang sering dibela oleh Eomma. Kini Hyunjin juga?

Jinjja? Kalau begitu, biarkan Appa makan di luar kali ini.” Mataku membulat saat mendengar ucapan Eomma yang baru datang.

 “Eomma~” rajukku. Hyora malah tertawa saat aku mendapat ketidakadilan dari mereka.

Hyunjin menggandeng tangan kakek neneknya dengan riang.

“Hahaha. Eomma hanya bercanda. Aigoo~ Uri aga, Kyuhyunie. Kapan kau akan besar?” Eomma menepuk pundakku dan mengusap-usapnya pelan dengan satu tangannya yang bebas seiring kami berjalan menuju rumah. Sekarang aku yang merasa malu saat mendapatkan perlakuan Eomma yang seperti ini.

“Eomma~ Aku sudah besar. Kau bisa tanyakan kepada Hyora seberapa ‘besar’-nya aku.” Aku menyunggingkan senyum licikku saat melihat Hyora yang sedari tadi terkekeh menjadi kaget.

Ya! Ada Hyunjin disini!” Hyora memukul kepalaku.

Appo!”

“Hahaha. Sudahlah. Ayo, masuk.” Aku berjalan mendahului mereka, hendak membukakan pintu ketika Hyora memanggilku. Serta merta kutengok kearah suaranya.

Ige mwoya?”

Ketika aku menengok, orang tuaku sudah tak ada disana. Hanya ada Hyora yang menggendong Hyunjin yang rupanya sudah tertidur pulas.

Ini Aneh… Apa aku…

“Jjangmyeon~ah! Palliwa! Bantu aku menggendong anakmu ini.” pintanya tak sabar.

Eo~” Aku segera berlari ke arahnya dan membantunya memindahkan Hyunjin ke dalam pelukanku.

“Hey~ Kenapa aku tiba-tiba jadi pintar menggendong?” dahiku berkerut saat sadar hal aneh ini lagi.

“Hyunjin sudah 3 tahun. Dan memang seharusnya pandai menggendongnya. Anakmu ini tak bisa diam.”

Aku menggendong Hyunjin yang tertidur saat kami tiba-tiba sudah di depan apartemen kami. Dia tertidur cukup pulas.

“Baringkan dia dikamarnya.” Hyora menunjuk kamar belajar kami yang sepertinya sudah diubah menjadi kamar Hyunjin. Tapi, sejak kapan?

Aku masih bertanya-tanya sendiri setelah berhasil membaringkan malaikat kecilku itu. Wajahnya jauh lebih damai.

“Kau sudah mau tidur?” Aku masuk ke dalam kamarku setelah menidurkan Hyunjin di kamarnya sendiri. Dan mendapati istriku sudah memakai baju tidur, cepat sekali dia berganti. Dia terlihat seksi sekali.

Eum~ Aku cukup lelah hari ini. Kau belum mengantuk?” Aku menghampirinya yang ada di depan meja rias dan memeluknya dari belakang, merasakan aroma tubuhnya yang meresap masuk melalui indra penciumanku. Wangi yang kusuka.

Ani. Aku masih ingin ‘bermain’ dengan istriku.” bisikku lirih di telinganya. Menekankan kata bermain dan menghembuskan nafasku di sekitar lehernya. Aku tahu betul. Itu adalah titik sensitifnya.

Kuciumi lehernya yang begitu menggoda itu, memberinya kecupan-kecupan ringan. Dari pantulan cermin yang ada di depanku, aku bisa melihat Hyora yang menutup matanya, menikmati sentuhan yang kuberikan. Kuhentikan kecupanku dan mengangkat tubuh Hyora dari kursi, membawanya ke ranjang kami dan kalian tentu tahu apa yang terjadi selanjutnya tanpa kuberi tahu.

Oh, haruskah kuberitahu? Aku rasa, akan sedikit menyenangkan jika bisa memberitahu kalian apa yang kulakukan bersama Hyora tiap malam, bukan? Kecuali, jika kalian masih belum cukup umur dan tidak tahu apa yang aku bicarakan. Kkk.

Aku kembali menciumi pipi dan dahi Hyora sebelum akhirnya menyentuhkan bibir plum-nya yang berwarna merah muda itu. Ciuman yang awalnya kuusahakan lembut, berujung sedikit kasar karena Hyora juga tak segan untuk membalasnya. Tanganku yang sedari tadi kubiarkan menganggur kini pun mulai menyusuri tubuhnya yang tetap sama, bahkan setelah dia melahirkan Hyunjin.

“Kyu~” Hyora mengerang pelan di telingaku saat tanganku dengan lihai menyentuh titik-titik sensitifnya. Tubuhnya menggeliat di atas tubuhku dan membuat teman kecilku semakin memberontak. Oh, sabarlah teman. Kau akan mendapatkan bagianmu, nanti.

Perlahan tapi pasti, aku mulai menarik tali gaun malam yang dikenakan Hyora. Aish, sial. Kenapa dia harus memakai pakaian tidur yang seperti ini? Menyusahkanku saja. Tapi, tidak apa. Aku tidak mungkin menyerah untuk mendapatkan apa yang aku inginkan, bukan? Itu baru Cho Kyuhyun yang aku kenal.

Aku akhirnya berhasil melepaskan baju luar gaun malamnya dan menarik Hyora ke dalam ciuman yang lebih dalam. Dan saat tangan Hyora yang sedari tadi bertengger manis di leherku mulai beranjak turun ke bagian depan tubuhku, aku merasakan tubuhku gemetar oleh gairah. Aku hampir saja menghentikan pagutan di bibir kami berdua. Tapi, tentunya aku tidak membiarkan ini terjadi. Aku masih terus menciuminya sambil bergerak gelisah karena ternyata tangan Hyora tidak hanya mengusap dadaku, tapi beranjak turun dan menyentuh bagian sensitifku –yang kau tahu itu apa. Oh, Tuhan! Aku sungguh tidak tahan lagi untuk–

BRAK!

Eomma~”

Kami melihat pintu kamar kami terbuka lebar dan berdirilah dia disana sambil mengusap matanya sendiri yang terlihat masih mengantuk.

 “Aku mendengar suara aneh!”

Tidak sampai sepersekian detik aku merasakan Hyora melepaskan ciuman kami dan mendorong tubuhku hingga membentur ujung tiang tempat tidur. Eo?Sejak kapan aku memasang tempat tidur kami dengan kelambu. Aish, saat ini hal itu tidaklah penting! Yang paling penting sekarang adalah bahwa setan kecil itu tiba-tiba terbangun dari tidurnya dan mengangguku, ayah dan ibunya untuk bermesraan dan berusaha memberikannya seorang adik yang manis agar dia berhenti berulah. Tapi, nyatanya makhluk kecil itu benar-benar terbangun dan mengacaukan segalanya. Menganggu malamku yang indah, saat untuk berolahraga malam dengan semestinya dan membuat adikku merasakan kesakitan.

Jinjja? Suara apa itu?” Hyora berdehem, menetralkan suaranya sambil menatapku meminta maaf karena lagi-lagi dia berhasil membenturkan kepalaku ke tiang tempat tidur kami. Tapi anehnya aku tak merasakan apapun. Hyora merapikan bajunya lalu turun dari tempat tidur meninggalkanku menuju Hyunjin yang masih berdiri ditempatnya tadi. Diusapnya kepala Hyunjin lalu digendonngnya bocah itu. Bocah itu memeluk ibunya erat sambil menggelayut manja. Harusnya, aku yang menggelayut manja di pundak ibunya!

“Entahlah, Eomma. Yang jelas itu membuatku takut.”

“Jangan takut. Eomma dan Appa ada disini.” Hyora menepuk nepuk kepala Hyunjin.

“Eomma, bolehkah aku tidur disini?”

“Baiklah. Ayo, kita tidur~” Hyora bahkan tidak meminta pendapatku dan serta merta menaruh tubuh Hyunjin diantara tubuh kami. Oh, tidak. Setan kecil ini benar-benar mengacaukanku.

Arghhhh. Bisakah dia tidak mengangguku sekali saja?

“Appa~” Aku meliriknya kesal saat dia memanggilku.

“Aku takut…” Matanya menatapku meminta perlindungan. Ah~ kenapa matanya seperti Hyora ketika dia sedang meminta sesuatu. Tangan mungilnya kemudian memelukku. Apa suara-suara kami tadi begitu membuatnya takut?

“Dengarkan Eomma. Jangan takut. Eomma dan Appa ada disini. Arasseo?” Dia mengangguk. Aku mendekapnya. Beginikah rasanya menjadi ayah? Rasanya sungguh menyenangkan, ketika malaikat kecil kami meminta perlindungan kepada kami. Hyunjin~ah. Saranghae….

—–

“Kyu~ Kyu~ Palli ireona~” Aku merasakan tubuhku diguncang-guncang dan suara yang sudah sangat kukenal terdengar di telingaku. Dan saat aku membuka mataku, aku melihat Hyora yang sudah berkacak pinggang duduk di sampingku sambil memakai baju hamil terusannya yang membuatnya tampak begitu cantik.

“Hyo?” panggilku dengan suara yang serak. “Mana Hyunjin?” tanyaku kepadanya.

“Hyunjin?” Hyora mengerutkan alisnya saat mendengar nama Hyunjin.

Jangan katakan kalau tadi aku—

“Hyo, cubit pipiku.” ucapku dengan penuh semangat.

“Apa?” Hyora semakin mengernyitkan keningya saat aku menyuruhnya untuk mencubit pipinya.

“Awww. Yak! Kenapa kau mencubitnya keras sekali?” Senyumku memudar saat merasakan tangan Hyora mulai mencubit dan menarik-narik pipiku dengan brutal. Hormon ibu hamil benar-benar mengerikan!

“Kau yang menyuruhku untuk mencubit pipimu. Jadi, jangan salahkan aku. Dan cepatlah bangun. Kita sudah membuat janji dengan dokter kandungan teman Leeteuk Oppa. Kalau saja dia tidak wajib militer, aku pasti lebih memilih untuk diperiksa olehnya.” Hyora terus mengoceh sambil menata bantal-bantal yang aku pakai tadi.

“Cepat bergerak atau… kau tidak mendapatkan jatah makan malammu!”

“Myeonjjang…” Aku menarik tangannya.

Wae?”

“Aku… sakit…”

Mwo? Eotti appeo?” Serta merta dia berhenti menata bantalnya. Dia tampak begitu cemas kemudian mendekatiku dan meraba dahiku.

“Kau tidak panas.” katanya. Wajahnya sudah berada dekat sekali di depan wajahku.

Aniya~ bukan itu yang sakit…. Tapi….” Kuraih tangannya dan menuntunnya ke bagian sensitifku di dalam selimut yang masih aku pakai.

“Kau harus bertanggung jawab dengan sakitku ini.”

Ya! Kau gila?!!!” Matanya membelalak.

“Ini semua gara kau membangunkanku dari tidurku.”

“Apa maksud…..mmpphh…”

Aku sudah tak peduli lagi yang jelas dia harus menyembuhkan ‘sakit’ku itu dulu sebelum kami pergi ke dokter. Kkk. Cho Kyuhyun, fighting!

—–

“Lee Hyora-ssi~ Silahkan masuk.” Ya, disinilah aku dan Hyora berada. Rumah sakit. Aku bisa mencium aroma khas obat-obatan di tempat ini dan membuatku mual seketika. Seharusnya, Hyora dan aku datang ke klinik pribadi milik Leeteuk Hyung. Tapi, karena si tua bangka itu sedang wajib militer, dia mengalihtugaskan pemeriksaan kandungan Hyora kepada juniornya. Aish, semoga saja juniornya itu perempuan.

“Tunggu sebentar. Dokter sedang ke toilet.” kata suster yang baru saja mempersilahkan kami duduk.

Gwaenchanha?” tanyaku padanya.

Eo. Gwaenchanha~” Aku membelai perutnya yang sudah membesar itu. Hari Perkiraan Lahir (HPL) untuk Hyora sudah mulai dekat dan dia juga sudah mulai cuti kemarin. Rencananya, Eomma akan berada di apartemen kami jika HPL Hyora menginjak delapan bulan saat aku bekerja.

Annyeonghaseyo~

“Annyeonghaseyo, Seongsaenim.” balasku.

Hyora kenapa tidak bersuara? Aku menatap kepadanya. Dan aku melihatnya sedang terpana dengan… kulirik arah pandangannya. Dia sedang terpana pada dokter muda itu. Oh, tidak! Tidak cukupkah Leeteuk Hyung? Sial. Awas saja tua bangka itu kalau sudah selesai wajib militer. Urgh.

“Oh~ Jadi, kalian adalah pasien Leeteuk Sunbaenim, ya? Aku sudah mendapatkan riwayat pemeriksaannya darinya kemarin dan telah mempelajarinya. Kandunganmu sudah berjalan sekitar 25 minggu…” Dokter itu menatap kami. Dia terlihat masih muda dan terlihat tampan. Tapi tentu saja aku yang lebih tampan. Muahaha. Kulihat ID card yang tergantung di lehernya. Song Joongki.

“Ehemm~ Ne, Joongki Uisanim.” Lagi-lagi aku menjawab. Kulirik Hyora lagi dan pipinya memerah.

“Kau terlihat bersinar, Hyora-ssi.” Dokter itu tersenyum dan menatap Hyora.

Mwo? Dokter ini sangat menyebalkan. Untuk apa dia memuji istriku seperti itu?

“Dia memang selalu bersinar.” jawabku ketus.

“Ah~ benarkah? Hahaha. Untuk suamimu, kau sudah pasti selalu bersinar. Iya kan, Tuan Cho?”

“Sudah pasti.”

Dan yang menyebalkannya, Hyora malah tersenyum malu. Pipinya semakin merah. Seperti seorang perawan yang baru saja jatuh cinta. Eheiii~ Bukannya sudah kubilang agar jangan memperlihatkan hal itu dihadapan orang lain, Hyo~ya?

“Biasanya, jika seorang ibu hamil terlihat lebih cantik dan lebih bersinar maka bayinya biasanya adalah laki-laki.”

Jinjjayo? Aku tiba-tiba mengesampingkan kecemburuanku dan merasa tertarik dengan hal ini.

“Biasanya seperti itu. Baiklah, bagaimana jika kita mulai saja? Berbaringlah di tempat tidur dan kita bisa lihat bagaimana keadaan kandunganmu.”

“Emm, ne.”

Aku membantu Hyora untuk berbaring. Sedangkan Dokter Joongki dan susternya mempersiapkan alat-alatnya.

“Myeonjjang~ah… Jangan terpesona dengan dokter itu.” bisikku.

Mwo?”

“Wajahmu tadi memerah karena melihat dokter itu.”

EoEottokhae arasseo?”

Nan namjanikka[1]. Aku bisa merasakannya.”

Mimianhae~”

“Apa dia begitu tampan?”

Eng…” Dia memandangku ragu sambil memalingkan wajahnya.

Tsk. Bilang saja kalau dia…”

“Kau yang paling tampan, Kyuhyun Appa.”  Dengan cepat Hyora memotong ucapanku.

“Ehemm.” Aku berdeham pelan menahan senyumanku.

“Maafkan aku, eo?” Hyora membelai pipiku tiba-tiba.

“Hukumanmu bisa kau jalankan ketika kita sudah sampai di rumah.” bisikku.

“Jangan macam-macam, Tuan Cho.” Kini suaranya terdengar mengancam.

“Aaaa~~” Aku menahan sakit dari cubitan yang diberikan Hyora.

“Ehemmm…. Maaf mengganggu kemesraan kalian.” Dokter Joongki masuk ke dalam ruang periksa.

“A..aniyo, Uisanim.” jawab Hyora gugup lagi. Aish! Baru saja aku bilang wajahnya sudah memerah lagi.

“Teuk Hyung bilang kalian belum mengetahui jenis kelamin anak kalian?”

Ne. Saat pemeriksaan terakhir dia juga tak mau memperlihatkan jenis kelaminnya.” jawabku.

“Oh, ya?”

Ne. Jadi, semoga saja sekarang dia sudah mau memberitahukan kepada kami jenis kelaminnya. Iya kan, Hyo?” tanyaku meminta pendapat istriku. Dia mengangguk.

“Kurasa memang kita perlu mengetahuinya agar kita bisa menentukan warna kamar dan baju-baju untuknya.” tambah Hyora.

Geureyo~”

Dokter muda itu mempersiapkan gel yang biasa kami lihat untuk proses USG ini.

“Pelan-pelan saja, Song Uisanim. Istriku ini geli jika anda mengoleskan itu di perutnya.”

Arasseoyo.

“Huahahhaha…”  Lihat, kan? Belum apa-apa dia sudah kegelian begitu.

“Tahan sebentar, Hyora-ssi.

Hyora menahan kegelian di wajahnya.

Kami langsung melihat ke arah monitor USG yang ada di depan kami.

“Ah bagus sekali. Dia sehat dan organnya juga lengkap. Dan jenis kelaminnya adalah…” Dokter Joongki menelusuri kembali perut Hyora sambil mencari letak jenis kelamin anak kami. Aku dan Hyora memperhatikan juga monitor USG-nya. Dokter Joongki berhenti dan tertawa. Aku dan Hyora berpandangan heran.

Aigoo… Dia masih tidak mau juga menunjukan jenis kelaminnya.”

Ne?”

“Kalian lihat? Dia malah menunjukan pantatnya dan menutupi alat kelaminnya. ”

Ne?” jawab kami berbarengan.

Aish~ jinjja. Aku hanya bisa menggelengkan kepalaku. Dasar anak nakal.

—–

Aku dan Hyora akhirnya pulang dengan berjalan kaki dan menuju halte bus yang terletak di depan rumah sakit ini. Rasanya, berjalan bersama orang yang kau cintai dan bisa saling menautkan jemari satu sama lain itu lebih menyenangkan daripada menyetir dan kau harus berhati-hati selagi matamu bolak-balik memandang jalan dan wajahnya. Itu sungguh mengesalkan jika kau ingin tahu.

Lagipula Hyora yang memintaya. Dia bilang, ibu hamil itu harus sering berjalan kaki agar persalinannya nanti lancar. Apalagi, kecelakaan di jalan raya akhir-akhir ini memang sedikit lebih parah. Bahkan, kemarin aku baru saja mendengar kecelakaan beruntun di jalan raya. Sedikit paranoid memang.

Ah, tentang hasil pemeriksaan tadi. Bayi kami masih saja belum ingin menunjukkan jenis kelaminnya. Pada pemeriksaan sebelumnya dia juga seperti itu. Mungkin ingin memberi kami kejutan? Tapi mimpiku semalam itu tentang Hyunjin…

“Jjangmyeon~” Aku mendengar Hyora menggumam dan menghentikan langkahnya.

Eo?”

“Tadi ketika kau bangun tidur itu… kau menyebut nama Hyunjin, bukan?”

“Iya benar. Wae?”

“Sebenarnya aku sudah lama ingin mengusulkan nama itu. Hanya saja aku juga masih mencari referensi lainnya.”

Jinjja?”

“Itu jika bayi kita memang laki-laki.”

“Tadi aku memang bermimpi, kita memiliki seorang putra. Dan kau sudah memanggilnya Hyunjin. Cho Hyunjin.” Hyora memberhentikan langkahnya tampak sedikit shock.

“Benarkah?”

Eo~”

“Seperti apa dia?”

“Matanya sepertimu ketika dia sedang menginginkan sesuatu.”

Dia tertawa geli.

“Hahahaha.”

“Dia… ah~ aku hanya ingat matanya saja. Tak bisa ingat yang lain lagi.”

Gwaenchanha. Ah~ Itu dia bis-nya datang.” Dan kami menaiki bus itu menuju apartemen kami.

Orang-orang di bis banyak yang memandang kami berdua, Hyora terutama. Beberapa ahjumma yang duduk di sebelah Hyora juga sempat memberikan nasihat dan doanya untuk bayi kami. Lihat itu. Sudah banyak yang menyayangi bayi kami. Bahkan, sebelum dia hadir di dunia.

Tak lama kemudian, kami sampai di apartemen. Kubuka pintunya dan mempersilakan istriku masuk lebih dahulu lalu cepat-cepat menuntunnya duduk di sofa.

Gomawo~” ujarnya saat dia sudah duduk.

“Terima kasih kembali” jawabku yang lalu duduk di sebelahnya.

“Kau lelah?” tanyaku lagi. Dia mengangguk.

“Naikkan kakimu.”

“Apa?”

“Naikkan kakimu.” Aku tidak sabar karena Hyora tidak juga mendengar perintahku. Jadi, setelah itu aku memposisikan kakinya di pangkuanku dan mulai memijatnya. Kemarin Appa menceramahiku. Wanita hamil itu cepat lelah. Jadi, dia harus dimanjakan. Dan ini salah satu perintah Appaku untuk memijat Hyora. Walaupun aku tahu kalau aku tak begitu pandai memijat.

Hyora tiba-tiba tertawa geli.

“Ya~ Kau sedang kenapa?” tanyanya.

Mwo? Memangnya aku kenapa?”

“Hari ini kau membuatku ingin tertawa terus.” jawabnya polos.

“Baguslah kalau begitu. Untung saja kau tertawa karenaku. Coba saja jika kau tertawa tanpa sebab. Itu berarti kau sudah tergila-gila padaku.”

“Ehei….”

Nongdamiya~[2] Kkk.”

“Ah~ Joha. Seharusnya, aku sering hamil ya agar kau bisa memanjakanku. Hahahaha.”

“Kau mau sering hamil?” Aku berhenti memijat dan memadangnya dengan pandangan setanku yang menggoda. Hyora tiba-tiba memasang wajah takut.

“Huahahaha. AigooKwieopta~” Aku mencubit pipinya sambil tertawa.

Aish~ Hentikan pandanganmu yang menyebalkan itu, Cho Kyuhyun~” Dia balas memukul lenganku.

“Jadi, jika bayi kita laki-laki kau setuju dengan nama Hyunjin?” Hyora mengalihkan topik pembicaraan kami sebelum aku melanjutkan pada hal-hal yang lebih menjurus pada proses membuat bayi lagi. Hahaha.

“Aku mengambil Hyun dari namamu yang juga berarti kebijaksanaan. Dan Jin yang berarti berharga.”

Joha! Hyunjin…”

“Jika kita bayi perempuan kau ingin nama siapa?”

“Ehmm….” Jujur saja aku belum memikirkan nama untuk bayi kami. Tapi, aku mendapat ide tiba-tiba.

“Bagaimana jika Hyunra? Aku mengambilnya dari nama kita Kyuhyun dan Hyora? Bagaimana?”

“Eo? Joha!”

Kami ber-high five.

Geunde… Kau harus berjanji.” Dia memandang mataku dan menaikkan tangannya, menunjukkan jari kelingkingnya.

“Untuk?”

“Menerima bayi ini apapun jenis kelaminnya.”

“Hahahaha.”

Yak! Kenapa kau tertawa?” Hyora menggembungkan pipinya saat melihatku yang malah tertawa mendengar ucapannya. Aku pun menundukkan tubuhku dan mencium perut Hyora yang sudah membesar itu. Hyora sedikit berjengit kaget karena gerakan tubuhku yang tiba-tiba ini.

“Uri aegi, Appa dan Eomma akan menerimamu. Perempuan atau laki-laki, karena bagi Appa dan Eomma kau adalah anugerah terindah yang diberikan oleh Tuhan. Jadi, tetaplah sehat sampai kau lahir dan tumbuh besar bersama Appa dan Eomma. Arasseo?”

Aku pun kemudian mencium puncak kepalanya dan menghapus cairan kristal yang berada di pelupuk matanya. Kami berdua tersenyum, kutempelkan dahiku dengan dahinya. Kami memejamkan mata berusaha memabgi pikiran kami masing-masing sejenak. Lalu kemudian, kuutarakan pertanyaan yang terkadak mengusik hatiku.

“Apa aku bisa menjadi ayah yang baik?” tanyaku pelan.

Aku membuka mata saat tangan Hyora menyentuh pipiku. Bisa kulihat mata kami saling bertumbukkan.

“Aku mempercayaimu. Kita harus belajar bersama menjadi orang tua yang baik nantinya.”

Neorang na… uri hamkkehaja.[3]” Hyora mengaitkan jari-jarinya dengan jari-jariku. Perkataannya membuatku lebih tenang dan lega.

Dia juga mencium tanganku. Dan kubalas mengecup puncak kepalanya.

Aku bisa merasakannya kini. Rasa haru dan bahagia yang membuat hatiku terasa hangat. Kami berpelukan.

“Awww~” Kami melepaskan pelukan.

Wae wae wae?” Aku panik saat Hyora terpekik.

Aniya~ Hanya dia menendangku.”Hyora menunjuk perutnya yang kini bisa kulihat bergerak-gerak.

Aigoo~ Kau tak apa?” tanyaku. Dia mengangguk.

Kupeluk Hyora lagi. Dan sesaat kemudian benar saja dia menendang perut Hyora lagi.

Aish~ Jangan-jangan mimpiku nanti akan menjadi kenyataan. Masih di dalam perut saja dia sudah mengisyaratkan aku agar menjauhi ibunya. Masa bodohlah~

 END

*****

Arghhh. Ige mwoya? Dari kemarin, kayaknya gue failed terus buat bikin adegan yang ehem ehem dan berakhir dengan adegan romantis. Yah, annyeong kkumers tercinta.

Wakakakkaa… apa ini?? Kenapa adegannya sinetron gini???? Hahaha…. Dimasa stress kerja buat hiburan saya keluar sebentar dari masa hiatus saya. Tapi abis ini mau hibernasi lagi belajar moga-moga bisa jadi PNS. Doakan aku kkumersdeul!!!!

Dan yah~ Moga kkumers nggak bosen dengan ff kita yang rada failed ini. Salam kecup dan cium dari duo author maut. Kkkk. Btw, mau pilih baju apa buat anak KyuRa nih? Kkk.


[1] Aku kan laki-laki

[2] Aku hanya bercanda~

[3] Kau dan aku… ayo kita lakukan bersama

 

 

196 thoughts on “{Kyuhyun’s Diaries} Baby

  1. WOAH FIRST??? HAHAHA gasabar nunggu baby-nya lahir huhu dan gasabar nunggu ‘peperangan’ antara kyuhyun dan anaknya nanti haha evil generation \o/

  2. etdah, anakny mreka.. ga kbayang evilny kaya apa, mgkn lbh parah dr mimpiny kyuhyun.. haha
    ngakak pas joongki bilang anakny cm nunjukn pant*t wktu d usg.. bisa bgtu ya.??. wkwkwk

    eonniiii, gomawo ffnya..
    honestly, aku lbh suka penulisan certa di ff ini dibanding ff sblm ff ini.. lbh dpt feelny n lbh menarik😉

    mkn ksini, kayany si kyudong mkn pervert ya, haha
    peace tp tetep luph kyu pull dah .. hha

  3. Wah keren, ternyata Kyu oppa memimpikan ttg baby mrk.. Kyu oppa dan Hyora pasti bs mjd irg tua yg baik u anak mrk nanti.. Smg Hyora dan baby nya sehat sll.. Kyu oppa manis sekali memperlakukan Hyora dgn baik dan sangat mengharukan saat moment mrk berdua sampai di apartment td.. wah joongki oppa jd dokter penggantinya eteuk oppa.. Sbtlnya jd ingat skrg Eteuk oppa dan Joongki oppa sama2 sdg menjalankan wajib militer.. tdk sabar menunggu baby nya lahir dan bgmn kehidupan Kyura couple stlh baby nya lahir.. ditunggu kelanjutannya chingu

  4. Aaaa . . . .
    Sweettt ..
    Bkalan ada Evil generation nih ‘.’
    aigo , aigo . .bca’y bkin senyum2 sndri .
    Jd kangen suamiku #tunjuk yg lg wamil.eh apa hubungan’y yah..
    Ok sip. Poko’y ni ff yg pling pling aku suka and aku tnggu2 kdatangan (?) nya ..
    Semoga mimpi mu benar bang .. Biar ke evilan mu ada temen’y😀
    kekekeke

  5. Huwaaaaaaa….. ngga sabar nunggu Hyora lahiran, pasti seruuu ;A;
    Kebayang gmn repotnya Kyuhyun kalo anaknya 1112 ama dia jahilnya heheheh~

    Hyunjin-a, noona yeogisseo~ *lambai2 gaje*
    Me : KyuRa-ya, Hyunjin neomu meoisseoyo~ nikahkan kami eoh? Ok? ㅋㅋㅋㅋ

    Eonn Esa mo test cpns? Tgl brp eonn? Aku jg daftar loh, semoga kita sama2 lulus ya? hihi
    Eonn Syipoh, thank u pemberitahuannya. Tp aku telat ih bacanya, ketiduran😦

    Eonnideul jjang! Fighting!!

  6. yah joha^_^ wih kyu mijit??tuh evil juga bsa manja.in istri,selain manja.in yang itu??????lupakan saja unni makin seru ff.x au tunggu next nxa,oh ya mention.nanq yng minta pw please blz dong..au pengen nglanjutn bc ff nya..gomawo unni ^_~

  7. aahh,,, ga sabar nunggu aeginya kyuhyun dan hyora lahir, cho hyunji…nama yang bagus,,ga sabar juga pengen tau gimana repotnya mereka mengurus anak,,kkkk eonni,,,!!!! fighting yah!!!! :))

  8. Hahahaha, aeginy nakal ga mau liatin jenis kelaminny apa. Malu dia nya…
    Jadi ga sabar nunggu kelahirannya, pasti lucu aeginya.. So sweet abisss😀

  9. Melumeerrr ^^
    sweet moment eonni, huaaaahhh bkin adem ati bacanya🙂
    dan terimakasih banyak buat eonni duel yg sudah menghargai kami untuk melanjutkan ceritanya:)
    see u next chap mmuah:*

  10. Wahh aku sangat suka ini,aku bacanya sampai senyum-senyum sendiri karna ulah setan kecil yg menggemaskan itu,dia harusla 90% or 99% mirip kyuhyun ya eonni ,itu akan lebih menarik..

  11. Kangen bgt sm crta kyura couple…
    Aigooo….g kbyng klo ntr aegi’y bnr” sm sifat’y sm appa’y bs” hyora pusing ngurusin mreka b2..hahahahahahaha..tp g sbr bgt pngn cpt” hyora ng’lhrin,apa bnr mimpi kyu bs jd kenyataan aegi’y cowo..???kekekekeke..d’tnggu crta kyura couple’y lg eonni…

  12. Hua anaknya kyu di dalm perut aja uda ga ketulungan evilnya. Dan yg past sikap cemburu dan egoisnya cm ign milikin hyora sendiri jg trun di anaknya.. Wkwkwk… Ga sabar jg ngu kelahiran bayinya.. Aigoooo.. Kyeopta…

  13. Woaaahhhh….
    Iseng” buka nih web, eh udah ada yg baru lg…
    Pas pertama baca dikira bneran udh lahir tuh bocah setan 1, eh ternyata, cma mimpi…
    Mudah”an cpet lahir dah tuh bocah setan 1 dan ngebuat appanya kerepotan ㅋㅋㅋ

  14. waaa ternyata cuma mimpi ya? tapi seru tuh kalo anaknya jadi ketularan evil juga. ㅋㅋㅋ tapi evilnya sama appa aja ya hyunjin, jangan sama omma,,

    Yang mau ngikut CPNS Esa eonni ya? moga2 keterima ya eon, hiatusnya jangan lamalama. hehehe

  15. Hhaha..
    Tetep aja bikin ngakak, ternyata mimpi aku kira beneran, kyaa, Kyuhyun jg lbh dewasa, aigoo, ga sabar nunggu Hyora lahiran, kkk^^
    Yg bikin makin happy si dokter pengganti Teuk uisanim, Song uisanim, cocok bgt dah, jd keinget drakor OBG..
    *tp bukannya JoongKi jg wamil ya*hehe^^v

  16. wah… awal pat bikin shock krn kirain beneran hyora udh ngelahirin, krn gak ada cerita pas dia ngelahirin -___-” tp untungya cuma mimpi kyu haha jdnya msh bisa menikmati momen2 kemesraan mereka selama hyora hamil😄

  17. huaaaaaa akhirnyaaaaaaaaaaa ada ff kyura jg …😀
    aaa suka suka sukaaa,penasaran nih anaknya cewe aau cowo?
    punya firasat cowo deh haha😀
    aaa tetep semangat ya author terkece yg aku sayang (?)
    fighting!!!!!

  18. uwaaaa emang dasar itu bocah titisan setan sama aja kaya bapaknya ya -.- pake ngumpetin jenis kelamin segala lagi..emang dasaaar daaah.. Haha saran buat kyuhyun siap2 aja ngadepin anaknya ntar soalnya kadang mimpi bisa jadi kenyataan kekeke

  19. aish chingu..sbnrnya aku lebih suka klo dilamain tuh masa-masa hamilnya..biar Kyu menderita dulu..apalagi karena ngga bisa melakukan permainan favoritnya..
    kkkk~
    aku pikir mau dilanjutin itu yang ‘Hallo’ yg ehem..ehemm..by phone..seru tuh kayanya..ngga kebayang lucunya..bisa bikin adegan kaya begitu lagi ngga??
    ahahaahah
    *mupeng..

  20. Huwaaaaaaaaa kangen bgt ama KyuRa couple……….
    Scene awal sempet shock bgt,,,,aq kira beneran kalo baby mereka udh gede….
    Eehh trnyata cmn mimpinya Kyu Appa aja kekekekek😀
    Keren bgt kalo little KyuRa mempunyai sifat yg evil 11 12 ama appa dan eommanya… 😀
    Pas check up ke dokter bikin ngakak,,,aegynya malah nunjukin pantat semoknya saat diperiksa jenis kelamin nya…. hadeeeehhhh semakin gemes ama ntuh aegy…
    Semoga little kyura nya cowok… heheheheh biar Kyu appa punya saingan,,dan cemburu saat anaknya memonopoli Hyora eomma…..
    Ayooooo Hyora~yaa buat Kyu oppa menderita dgn kehamilan mu kekekekek
    Tak sabar menanti kelanjutan ceritanyaaaa (^___^)9

  21. aaa….aegi kyura cptan lahir donk g sbr bgt liat kyu ngurusin aegi’y mdh”an dy gkn s’jail dan s’evil appa’y..kekekekekekeke
    joong ki oppa pzti gnti bgt pke jas dkter jd ingt dy pz d’drama innocent man,pantez aja kyunie cemburu..kekekekeke
    d’tnggu crta kyura couple slnjt’y eonni…;)

  22. Hahaaa Cho Kyuhyun cuma mimpi ya?
    Waduh itu anaknya pemalu banget ya. Masa gak mau nunjukin kelaminnya malah nunjukin pantatnya coba?
    Hahaaa😀

  23. finally …
    ini menjurus bgt hahaahaha
    cepet keluar aegy yaaaa … kayanya sih cowok dan bakal terjadi perang bapak anak nantinya🙂
    hiatusnya jangan lama lama ya hihihi

  24. new ff yyeee!!!
    ceritanya lucu banget
    ak ngakak waktu baca “dasar anak nakal”
    kapan nih bayinya lahir???
    ngga sabar nunggunyaa…
    keep writing ya…
    fighting!!!

  25. kya…kya..kyaaa….. romantis+comady cihuuyyy :3

    udah lama aku nunghu blog ini mengeluarin(?) ff dan itu …. lama bangeeedh -_-
    seringsering lah bikin ff dan post disini

  26. Wow kejutan yang tak terduga . .
    Di awal cerita saya sempat kaget ternyata mimpi toh . .
    Bwt kyuhyun appa ‘penderitaan mu akan segera dimulai kkk~’ , bwt unnideul kesayangan kyuhyun tetep semangat bwt nulis ff bodor ini, the last saya akan setia menunggu ff ini sampai tamat

  27. Aigooooooooo sosweeet eonnie .. Ini udh romantis bgt kok (y)

    Hebaaaat daaaah .. Slalu nunggu ff KyuRa … Makin ksana feelnya makin dpet ajah eon (y) daebak !!!

  28. Huaaaa eonnie…😀
    Akhurnya ini muncul jg.. Dan mimpi mu kyu bnar” mengagumkan, anakmu mempunyai sifat jelmaanmu. Klo uda lahir n bnran kyag gitu pasti bakal jadi saingan terberatmu dlm merebut perhatian hyora. Tp pas di ending mimpinya appa kyu sweet bgt..🙂

    Mga ntar persalinannya hyo lncar dhh dan anaknya bneran cwo😀

  29. wahaha… kocak bgt xD
    jd penasaran gimana nnti kalo dede bayinya udh lahir wkwk xD
    appanya cmburu sama anaknya, anaknya juga cmburu sma appanya wkwkw…
    enaknya jd hyora direbutin bgtu xD

    nice FF eonn ;D

  30. woaaaaaaah
    joha joha
    daebaaaak
    eeeeeei adegan “iya-iya” nya cuma di mimpi Kyu tapi berefek ahaahaha
    yak Aigooo Maunya namja
    HyunJin
    kalau namja selamat sengsara buat Kyu dan apapun anaknya nnti semoga gak ngikut Appa & Eomma nya yg maniak Game itu hohoho

    DAEBAK ^o^

  31. hiyaaaaaa ff baruuu !! aku baru tau masa haha
    eonniiii ko mereka so sweet bgt si ? bkin enpi deh haha
    di tunggu next story nyaaa😉

  32. Kya’a anak’a kyu bkln kya yg di mmpi kyu deh evil bgdddd bukti’a di usg gag mo nunjukkin jenis klmin’a.. Jdi ga sbar nngu kyu junior lhir.. N hyora di monopli ma kyu junior..
    N kyu appa kya’a bklan jdi appa yg baik buat kyu junior..
    Dtggu karya slnjt’a eon.. Fightingggg

  33. waaahh kynya kyu udh g sabar jd bpk nii,, sampe mimpiin hyunjin udh lahir..
    nama alternatifnya bagus jg tuh cho hyunra, tuk jd nama adiknya hyunjin aja nanti.. ^^ #lho yg ini aja lom lahir.
    koq pas bc kyura moment kali ini kurang dapet y feelnya, g ky kyura moment biasanya.. apa perasaan q aja kali y..
    tp lumayan menghilangkan kerinduan ma kyura sii..

  34. Kyura hadir jg mengobati rindu
    Kkkkkk
    Mimpinya kyu lucu jg deh
    Masa anak ayah saling berebutan nih
    Anaknya evil kyk kyu
    Klo kenyataan pst bakal rame tuh
    Aaaaa..keren deh
    Akhirnya romantis ><
    Tp sll ada sdkt mesum2 ya hahahaha

  35. Aaaaaaaa finally Finally keluar juga sequelnya >< , gasabar deh nunggu hyora lahirann wkwkwkw jdi ngebayangin betapa evilnya itu anak nantinya …. Kayaknya pas baby cho lahir, olahraga malam kyu bakal tertunda terua sepertinyaa xD …
    Okee,ditunggu eon part hyora lahiran baby cho^^

  36. huahh ff baru asik tapi aku telat bacanya😦
    setdah itu kyu mimpinya lama banget kayanya berapa episodkah sampe-sampe olahraga malampun masuk kedalam mimpi juga. ihhhh keren kyu nama anak yang hyora inginkan langsung masuk ke mimpinya juga sebelum dikasih tau

  37. Ahhhh smkin kemari kyu mkn dewasa deh….
    Jd pengen kek hyora klau lg hmil dperhtiin trus sma kyu… @_@

    dawal2 keknya da typo dkit kok..

  38. Annyeong eonni. Aku reader baru. Aku udah baca semua ff kalian wkwk. Cuma baru sekarang aja ngasih coment *mian
    Keren sama ceritanya. Lanjutkan unn
    FIGHTING!!!

  39. OMG sosweet bgt!!
    Cho hyunjin!! Kmu nakal yaaaaaaaah~
    hahahahahahaha
    Hyo udh brp bulan tuh? Bln 8 bulan yaaa? Masi 7 bulan?
    Nnti ngelahirinnya kapan eonni??
    Kyu emg hrs menderita setiap saat…
    Itu adegannya so sweet bgt pas hyunjin ketakutan trs kyu meluk diaaaaaaaaaaa
    Huwaaaa!! So sweet bgtttt!!

    Hwaiting eonni ngebuat fanfictnyaaaa
    Semangaaatt!!

  40. waaahhh update juga.. Joha!!😀
    authornim mw jd pns y?? sama donk cmungudh!!!
    Kyuuu,,epil banget sie kamuu.. ehhehe
    HyunJin-na,,like Father like Son :*.. Kyuu Appa Hyo Eomma,,Fighting!!

  41. daebak daebaaaaakk ah mau lagi(?) parahh cerita ff ini gaboleh ada endingnya!! daebak bgt thorrrrr suka bgt jalan ceritanya dan gimana menceritakan kyuhyun yg cinta bgt sama hyora. ah daebak daebak!!! next thor! fighting!!

  42. Hahaha jadi kyuhyun mimpiin punya anak yg sifatnya sama kaya dia wkwkwk kebayang kalo jd kenyataan bisa mati kesel tuh hahahha,, poor kyu^^

    Kaka2 *smirk thankyu yaa ffnya,, always good!!

  43. sweet banget eonni FF kali ini :*
    sifat kekanak2an Kyuhyun appa udah mulai ilang …
    jadi pengen punya suami kaya Kyuhyun ^^
    huaaaaaaaaaaaaaa, kalo bisa, aku mau deh jadi Hyora…

  44. Hahaha ayah sm anak berebut perhatian mamanya >.<
    Semakin hari ceritanya makin seruu eon
    Semangat eon untuk bikin cerita selanjutnyaa
    Aku suka bgt
    Semangatt (҂'̀⌣'́)9

  45. lama aku gak ngunjungin blog ini kangen
    keren ceritanya gak sabar nunggu hyora melahirkan pasti makin seru..
    ditunggu ff selanjutnya fighting🙂

  46. Kirain udah punya anak beneran ._.
    Taunya cuma mimpi tuh kyu appa😀
    kira kira anaknya laki apa perempuan yah??
    Jangan jangan mimpi kyuhyun adalah pertanda seru(?) buat kedepannya

  47. waaaaaaaaahh kyuhyun cuma mimpi dong hahahaha ini seru bgt cuma menerima kenyataan mereka udah mau punya anak jd gimanaa gitu huhu romantisnya harus di tambahinn biar tetep bikin gemess. aku udah baca semua ffnya, tp karena di hp jd lemot kalo mau komen. jd ada beberapa ff yg belom di komen hehe mianhaeee onnieee tp aku readers setia disini haha. kapan ngepublish lanjutannya?? gasaabarrrr

  48. sudah lama gag baca ffnya kyura , tiba2 baru baca tau2 hyora sudah hamil aja hahaha😀
    Semoga kalau nanti anaknya sudah lahirnya kerjaan nya gag bertengkar terus sama kyu berebut hyora

  49. woooaahhh.. kyu udh ky punya indra ke enam aja yaaa, hihi. hyo udh hamil yaa.. jd ga sabar pgn tau ankny cwe atau cwo. haha

  50. Wah, bs ngumpet gtu yah pas mau diliat jenis kelaminnya kekeke..
    Seru bgt eonni. Ceritanya itu pertama-tama kyu mimpi klo anaknya itu udh lahir umur 3 th, hyunjin. Lucu dan pinter kyk bapakke wkwkwk

  51. oommo ommomooo,, kok bisa sama??? ,,, hahahhaahaa merasa banget ada saingannya trus itu apa anaknya udah jadi pelindung sejak dini,,,hahahah gak ayah gak anak aura sama,, sama-sama menghipnotis para yeoja,,aaaaaa mau banget anak kayak gitu,,,,

    ehmm,, Esa eonni kan dah selesai ujiannya,, posting dong lagiiiiii >_<,, *ngemis ke Syipoh

  52. Eonnideul annyong
    Lama bgt yakk kgk buat ff ,terakhr bulan agustUs kan!
    KYURA COUPLE KEMBALI!
    Hohoho….

    Like, ah eoN kpn yg Baby wishes part 3

  53. Aigooo..eonni q udh kangen bgt sm klnjtn crta kyura couple..kpn publish crta yg baru ttg mereka???udh g sbr bgt liat aegi kyura lhr jg..pzti seru bgt dech kel mreka klo aegi’y udh lhr nanti…

  54. KyuRa emang selalu gak ada matinye…😀 Hihihi otaknya Kyu semakin hari semakin mesum aja,,😛 Semangat buat Author_nya, Aku akan selalu mendukung dan menunggu FF darimu…😀

  55. eonni… kapan bayinya lahir ??????? GAK SABARAN NIHHH……
    hahahahaha aduuhhh gimana ya kalau nanti bayinya lahir terus kyu sama anaknya manjamanja gitu sama hyora >< /ngebayangin/ huuffttyyy
    btw masih ada dikit typo tuh… kyk mau blg kau malah jadi ksau
    keep writting yaaa author milopyuuu❤

  56. Waahh…mimpi toh ankny dh 3th..
    kyny yg d mimpi bkal kjdian..dipeluk ajj aeginy nendngin gtu..seolah g blhin kyu meluk hyo…kkk

  57. Ahh kyu kau mimpinya berlebihan, percayalah Hyunjin gk bakal sperti itu, slama dia gk punya kemirpan sifat setan sepertimu wkwkwk😄 … hyora semoga kandungan nya baik2 aja, klau Hyunjin udh lahir jgan lupa biat adiknya *otakmesum😀 .. Ada sdikit typo yg brtebaran dan penempatan kalimat yg tidak tepat, Oke ditunggu next story nya eonni🙂

  58. ini anaknya kyu-ra emang beneran evil kyk appanya ckk -.-
    apalagi pas usg kkk joongki yang jadi dokter diajak main petak umpet
    keren ff nya dan lucu ^^

  59. Aigoo…..Aigoo….
    Jinjja Kyeopta!!!

    Kalo Nih Couple Beneran Ada…Bakalan Jadi Couple Terunik Dah Cerita Asmaranya….

    Ditunggu thor ff kelahiran aegi Kyuhyun And Hyora …

    Bow!!! “”-‘”‘

  60. So sweet bgtttt🙂, tapi kenapa kyu otaknya yadong terus sihh-,,-
    tapi ga papa,malah aku suka sifat kyu yg yadong haha.

  61. masih di dlem prut nakal ny udh kek gtu, gmna kalo udh keluar –” gue yakin ank mereka kek setan nakalny /gakgak/ wkwk becanda xp

    nice ff unni, keep writing nae ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s