{Take 5} We Got Married (End)

IMG-20140405-WA0011

Author   : syipoh and elftodie21

Cast       : Cho Kyuhyun, Lee Hyora, Park Boram, Super Junior Member

Rate       : PG13

Genre     : comedy, romance, family

*****

“Ding dong daeng!”

Ne~”

Hyora yang sedang memasak di dapur dengan terpaksa mematikan kompornya dan segera menuju ke pintu depan apartemennya.

Nuguseyo?”

Na ya~” Hyora tersenyum saat melihat siapa yang datang. Dia segera membukakan pintunya.

Wasseo? Honja?”

Eung. Manager Hyung sudah aku suruh pulang. Nanti akan kuhubungi jika aku ingin pulang.”

Kyuhyun melangkah masuk setelah melepas sepatunya dan menggantinya dengan sandal rumah yang disediakan Hyora.

“Kau sedang memasak?” tanyanya saat melihat apron yang dipakai oleh Hyora, yang dibalas oleh anggukan singkat dari Hyora.

Eung~ Kau sudah makan?” tanya Hyora.

“Kebetulan. Na baegopa.

Arasseo. Anja.” perintah Hyora.

“Apa yang kau buat?” Kyuhyun mendekat ke meja makan.

“Sup kerang dan sasimi. Kau suka?”

Massigetta~

Hyora pun menghidangkan makanan buatannya untuk Kyuhyun. Walaupun acara WGM mereka telah usai, keduanya tidak memutuskan hubungan karena selama proses syuting mereka ternyata saling jatuh cinta. Namun, karena mereka adalah public figure, jadi mereka juga memutuskan untuk merahasiakan hal ini.

Jalmeokgoseumnida~

“Kau sepertinya kelaparan sekali.”  kata Hyora sambil menopang dagunya, memandang Kyuhyun yang makan dengan lahap. Kyuhyun hanya menjawabnya dengan anggukan kepalanya. Mulut dan matanya terlalu berkonsentrasi untuk mengunyah makanan yang ada di hadapannya.

“Mau tambah lagi?” tanya Hyora lagi setelah hanya dalam sekejap sup kerang dalam mangkok Kyuhyun sudah tinggal setengahnya saja. Kyuhyun pun membalasnya lagi dengan menganggukkan kepalanya, penuh semangat.

Massitta. Gomawo~” Hyora tersenyum mendengar pujian dari Kyuhyun.

Apalagi, Kyuhyun memang sangat menyukai masakan buatannya. Tak heran, dia selalu menyempatkan diri memasak untuk Kyuhyun. Setelah makan, Kyuhyun menuju kamar mandi, sedangkan Hyora membereskan meja makan.

Selesai dari kamar mandi, Kyuhyun segera merebahkan tubuhnya di sofa apartmen Hyora tersebut. Perutnya kenyang dan kini dia sedikit mengantuk. Namun, ada hal yang mengganggunya sedikit yang membuatnya tak bisa tidur.

Musuniriya?” Hyora duduk di sebelah Kyuhyun yang kali ini memejamkan matanya. Hyora sudah melepas apronnya.

Kyuhyun membuka matanya dan memandang Hyora. Hatinya sedikit lega karena bisa menatap wajah kekasihnya itu. Dia memang memerlukan itu.

Waegeurae? Ada masalah? Apa…. Fansmu mengetahui tentang kita?” tanya Hyora cemas. Wajar saja dia cemas. ELF benar-benar sangat protektif terhadap idolanya ini. Apalagi, maknae yang satu ini.

Aniya.”

Geuraesseo?” Kyuhyun menghela nafasnya dan mengeluarkan sesuatu dari ranselnya.

Igeo.” Kyuhyun menaruh benda itu di pangkuan Hyora.

Igeo mwoji? Moon that Embraces the Sun? Woah! Daebak!” gumam Hyora setelah tahu bahwa benda itu merupakan naskah musikal yang akan dimainkan Kyuhyun.

“Kau jadi…. Raja Lee Hwon?” Hyora menatap Kyuhyun tak percaya. Kyuhyun mengangguk lagi. Hyora pun membolak balikkan lagi naskah itu.

“Dan yang menjadi Yeon woo adalah…. Seohyun? Seo Nyeo Shi Dae Seohyun, Lina, Jung Jae Eun…”

Chukhahae~ Lalu kenapa kau tampak muram?” Hyora tersenyum ke arah Kyuhyun.

Molla.”

Yeolshimhae.” kata Hyora lagi.

Eo. Arasseo.”

“Aku yakin akan ada kiss scene lagi seperti waktu aku menonton Three Musketeer, bukan?” tebak Hyora.

Ingatan mereka kembali kepada saat mereka masih syuting WGM dan Kyuhyun menghadiahi Hyora tiket menonton drama musikal terdahulunya, The Three Musketeer.

 

Flashback

Eo? Dia akan melakukan kiss scene kepada penonton.”

“Wah~ Kira-kira siapa yang beruntung, ya?” Hyora mendengar beberapa fans Kyuhyun berbisik-bisik.

‘Ciuman apa? Kenapa kepada penonton?’ batin Hyora.

Eo eo eo! Dia datang dia datang!”

Di tengah kebingungannya, Hyora memandang Kyuhyun yang ternyata sedang memandangnya juga.

“Omo omo! Dia memandang kesini. Pasti aku! Pasti aku!” penonton yang ada di sebelah Hyora berteriak pelan.

Hyora semakin tak mengerti. Namun, dia segera sadar saat Kyuhyun tersenyum padanya.

Agassi, berdirilah.” kata salah seorang staff.

Ne? Jeojeoyo?” tanya Hyora.

Ne.”

Iliwayo.” Kyuhyun menggumam padanya.

“Wah! Bureopta.” Hyora pun mendengar pula beberapa pasang mata yang memandangnya serta menggumam iri.

Beberapa aktor yang mengetahui siapa Hyora sebenarnya pun meledek Kyuhyun dari atas. Kyuhyun juga tampak geli sekaligus malu. Hyora sendiri masih bingung dengan apa yang terjadi. Kebingungannya tidak bertahan lama karena seketika itu juga Kyuhyun mendekatinya dan mencium dahinya. Wajah Hyora merona dan segera saja beberapa orang berteriak. Sudah bisa dipastikan itu adalah fans Kyuhyun.

Hyora mengedipkan matanya berkali-kali setelah Kyuhyun melepaskan ciuman di dahinya. Ciuman itu berhasil membuatnya linglung. Kyuhyun sempat tersenyum sebelum dia kembali ke panggung.

End of flashback

“Hahaha. Kau masih ingat?” Kyuhyun bangkit dari posisi tidurnya dan menggantinya dengan posisi duduk.

“Bagaimana aku melupakannya? Itu dilakukan di depan banyak orang, baboya.” Hyora menggembungkan pipinya.

Geurasseo… apa kau mau membantuku berlatih adegan kiss ini?” goda Kyuhyun.

Mwo?”

‘Cup!’ Kyuhyun pun mendaratkan bibirnya ke bibir Hyora dengan cepat.

Ya! Neo! Kkamjjakiya~” Hyora memukul lengan Kyuhyun yang dengan santainya tersenyum aegyo.

Eish. Jeongmal.”

“Mau kan kau berlatih denganku?”

Haebollae?” Kyuhyun segera berdiri dan mengulurkan tangannya kepada Hyora sambil tersenyum.

“Apa yang harus kulakukan?”

“Adegan ini…” Kyuhyun segera membuka buku naskahnya dan mengarahkan Hyora tentang perannya.

“Ah~ arasseo. Si…jak…”

Kyuhyun pun mulai menyanyi dan sesuai naskah saat itu, Hyora harus menghindari Kyuhyun yang mau menciumnya. Hyora menahan tawanya karena wajah Kyuhyun sangat lucu saat dia menolak ciuamn itu. Namun, Kyuhyun belum berhenti menyanyi. Suaranya yang begitu indah mengalun di dalam apartemen Hyora. Lalu, tiba-tiba Kyuhyun mengambil sebuah cincin dari sakunya.

Eo?” Hyora sedikit terkejut saat Kyuhyun menyematkan cincin indah itu di jari manisnya tanpa berhenti bernyanyi. Kyuhyun kembali memajukan wajahnya kepada Hyora. Namun, kali ini adegannya adalah dia tidak jadi mencium Hyora lalu pergi. Namun, saat Hyora berbalik Kyuhyun mendekatinya lagi dan menciumnya tiba-tiba.

Eo? Sudah?” tanya Hyora.

Mworago? Kau ingin lebih?”

“A…ani… hanya…” jawab Hyora gugup.

Geurae. Kau tak boleh menolaknya ya, Lee Hyora.”

Ya~ Cho Kyuhyun!” Kyuhyun sudah medekap Hyora. Namun, Hyora menghentikan gerakan tubuh Kyuhyun.

“Ini cincin yang akan kau gunakan untuk drama?”

“Tidak. Itu untukmu.”

Jinjja?”

Eo!”

Yeppeuda~”

Dan tanpa basa basi lagi, Kyuhyun mencium bibir Hyora. Walaupun Hyora merasa geli pada awalnya, tapi kemudian dia menikmati ciuman lembut dari Kyuhyun.

Kyuhyun melepas sejenak ciuman mereka sekedar member kesempatan untuk Hyora mengambil nafas. Mereka pun saling tersenyum. Kemudian, Hyora mengeratkan tangannya ke leher Kyuhyun lalu mereka melanjutkan ciuman hangat mereka.

‘Piiip!’

“Aku pulang!”

Hyora dan Kyuhyun terkejut setelah mendengar ada yang masuk.

“Oh! Maaf, aku mengganggu.” kata Boram setelah memergoki posisi Kyuhyun dan Hyora yang masih berpelukan sambil memandangnya kaget.

“Tidak. Kami hanya berlatih untuk drama Kyuhyun. Be… benar, kan?” tanya Hyora salah tingkah. Mereka berdua langsung saja membenarkan posisinya.

“Kalau begitu aku pergi saja.” kata Boram.

“Ah, tidak. Aku yang harus pergi. Aku harus berlatih. Kalkae.” pamitnya pada Hyora.

Ne. Annyeonghi kaseyo.” Boram membungkukan sedikit tubuhnya ketika Kyuhyun dengan segera meninggalkan mereka.

Aigoo. Untung saja aku segera datang kalau tidak…”

“Ka…kalau tidak apa?” Hyora yang masih belum bisa menyimpan rasa gugupnya, kini kembali tersedak oleh kata-katanya sendiri.

“Kau pikir saja sendiri. Ckck. Dasar kalian berdua.”

Hyora hanya tersenyum tanpa peduli akan ucapan Boram. Dipandangnya lagi cincin pemberian Kyuhyun yang indah itu.

—–

Huatchiiii!”

Gwaenchanha?” tanya manajer Super Junior yang selalu mendampingi Kyuhyun.

“Aku sepertinya kena flu. Badanku sakit dan… huatchi!” Kyuhyun lagi-lagi bersin.

“Baiklah kalau begitu. Hari ini aku akan memanggil dokter saja.” Kyuhyun kemudian meringkuk di tempat tidurnya. Jadwalnya yang padat rupanya membuat kekebalan tubuhnya menurun drastis. Dua hari berturut-turut dia mementaskan drama musikalnya, juga karena satu alasan lagi yaitu Hyora yang sedang tidak berada di Korea.

“Dia belum menghubungiku juga rupanya. Apa dia tidak tahu kalau aku sangat merindukannya? Kapan dia pulang?” Kyuhyun membuka kembali ponselnya dan tidak menemukan satu pesan pun dari Hyora.

Segera saja dia sign in ke dalam akun twitter-nya untuk sekedar mencari perhatian Hyora

10150879_10202453989164256_1656951921_n

Dwaesseo. Kkk.”

—–

“Hyora~ya. Ini lihat.” Boram menunjukkan tab-nya kepada Hyora yang saat itu baru datang mengambil kopernya dari bagasi bandara, sepulangnya mereka dari Taiwan.

Mwo? Jinja? Kenapa dia tak bisa menjaga dirinya?” gumam Hyora saat melihat status twitter Kyuhyun dari tab Boram tadi.

“Dia kelaparan. Antarkan aku kesana dulu ya, Bo~” pinta Hyora yang dibalas dengan anggukan Boram. Mereka berdua pun menyempatkan diri ke sebuah supermarket untuk membeli bahan-bahan makanan untuk Kyuhyun.

“Aku akan menunggumu di depan dorm. Ne oppa~ Gomawo.” Hyora memutuskan hubungan telepon dengan manajer Kyuhyun agar membuka pintu dorm-nya setelah dia masuk.

“Tinggalkan aku saja, Boram~ah. Nanti biar aku pulang sendiri.” pesan Hyora.

“Kau yakin?”

“Kau tenang saja.”

“Kalian berdua membuatku khawatir.”

Eiii~ Jinjja. Kami hanya berciuman dulu.” Boram mengerutkan dahinya.

“Terserah padamu saja. Kanta.” Hyora membawa sekantong bahan-bahan yang tadi sudah dibelinya dan masuk ke dalam dorm Super Junior, tempat Kyuhyun yang sedang sakit.

Annyeong haseyo~” Hyora membungkuk saat melihat manajer yang sudah ada di depan pintu menunggunya.

Annyeong, Hyora~ya.”

“Bagaimana keadaannya, Oppa?”

“Kata dokter, dia demam dan harus beristirahat seharian. Kau bisa menjaganya sebentar? Ponsel Ryeowook tertinggal dan aku harus mengantarnya. Di dalam tidak ada siapapun. Kau tolong jaga Kyuhyun sebentar, ya? Putakhae.”

“Ne, Oppa.

“Masuklah.”

Gomawoyo~”

Hyora melangkahkan kakinya ke dalam dorm yang sepi itu. Menurut informasi yang Kyuhyun berikan di twitter, memang tidak ada seorang pun dan hanya ada dia di dorm.

‘Tok tok tok!’ Hyora mengetuk pintu kamar Kyuhyun lalu membukanya dengan hati-hati.

Di ranjang terlihatlah sebuah gumpalan dari bed cover yang menutupi hampir seluruh tempat tidur.

“Kyuhyun~ah. Na ya~ Lee Hyora.” Dia mendekati ranjang. Dan Kyuhyun yang mendengar suara itu kemudian membuka selimutnya.

Annyeong~” sapa Hyora.

“Kau kenapa baru datang?” Kyuhyun memegang kepalanya saat rasa pusing kembali menderanya.

Neomu apeo?” Hyora menjulurkan tangannya menyentuh dahi Kyuhyun. Dahinya memang panas.

Baegopa.

“Tidurlah dulu. Akan kubuatkan bubur untukmu.”

Hyora segera beranjak dari sebelah Kyuhyun dan dengan cekatan meracik semua bahan yang dibelinya tadi. Perut Kyuhyun semakin bergejolak karena wangi bubur buatan Hyora. Ada perasaan hangat di dadanya karena akhirnya bisa melihat Hyora. Dia pun tersenyum dan mencoba memejamkan matanya sambil menunggu buburnya matang.

Ireona, Kyu.” Hyora mengguncang pelan tubuh Kyuhyun.

Eung.” Kyuhyun perlahan membuka matanya.

“Kau bisa duduk?” Hyora membantu Kyuhyun duduk. Dia memang terlihat sangat lemah.

“Kau lama sekali di Taiwan. Selain itu, kenapa tidak menghubungiku?”

“Aku tahu kau sibuk dan harus berkonsentrasi untuk musikalmu. Na do pappeo.[1]” Jawab Hyora sambil menyuapkan sesendok bubur.

Massisseo?”

Massita. Gomawo sudah datang.” Hyora tersenyum.

“Jaga kesehatanmu. Jadwalmu sangat banyak.”

“Aku akan menjaganya untukmu.”  Hyora tersenyum lagi mendengar ucapan Kyuhyun.

“Bagaimana musikalmu?”

Jarhae.”

“Bagaimana dengan kiss scene-nya?” tanya Hyora, memancing Kyuhyun untuk menceritakannya lebih lanjut.

Eung. Itu… aku lebih suka melakukannya bersamamu.”

Ei~”

Jinjjaya. Kita kan bisa melakukannya lebih lama.” Wajah mesum Kyuhyun mulai terlihat, membuat Hyora merona sekalugus ingin memukulnya.

Dwaesseo. Ja! Kau harus menghabiskan buburnya dan minum obat. Manhi meokgo.”

Ne.” Kyuhyun menurut saja, seperti anak kecil yang sedang disuapi oleh ibunya.

Setelah Kyuhyun melahap setengah mangkok buburnya, Hyora bearnjak kembali untuk membereskan barang-barang yang berantakan di dorm. Tapi, tangan Kyuhyun menahannya.

Kajima,” pinta Kyuhyun dengan wajah pucatnya.

“Aku akan mengambilkan obat dulu untukmu. Aku akan kembali. Oke?” Kyuhyun hanya bisa mengangguk lemah.

Hyora pun segera membawa obat Kyuhyun dan membantunya minum.

“Sekarang tidurlah.”

Kajima.” kata Kyuhyun sambil memegang tangan Hyora.

An ga. Kkeokjongma. Aku akan ada disini sampai kau tertidur. Araji?”

Eung.” Hyora membelai kepala Kyuhyun yang masih sedikit demam.

“Kau harus cepat sembuh, Cho Kyuhyun.” bisiknya pada Kyuhyun yang sudah mulai terlelap karena pengaruh obat yang diminumnya tadi.

Tangan mereka masih bertautan dan Hyora pun menidurkan kepalanya di tepi ranjang Kyuhyun. Hingga akhirnya dia juga tertidur bersama Kyuhyun.

—–

Hyora mencoba membuka matanya yang terasa berat. Kepalanya sedikit pusing. Semalam setelah jadwal pemotretannya selesai, Hyora memang merasa agak tidak enak badan maka dari itu dia memutuskan untuk tidur lebih awal.

Namun, sepertinya itu tidak membuatnya lebih baik, karena tenggorokannya kini terasa kering dan sakit. Dia pun mencoba berdiri untuk mengambil air minum, meskipun sangat susah. Kini dia sudah mencapai dapur apartemennya yang ada di depan pintu kamarnya.

“Boram~ah.” panggil Hyora dengan suara serak yang lemah.

Eo? Kau sudah bangun?” Hyora mengangguk dan menyeret kembali kakinya.

“Uhuk uhuk~”

“Kau sakit?”

“Aku pusing dan…..” Sebelum menjawab pertanyaan Boram, Hyora merasakan segalanya berubah menjadi hitam. Samar, dia dapat mendengar Boram memanggil namanya. Tapi, rasa kantuknya benar-benar tidak tertahankan.

—–

Hyora membuka matanya dan berusaha beradaptasi dengan lingkungan yang sepertinya asing.

Argh~” Dia tidak sanggup duduk karena tubuhnya masih lemah.

Eo~ Hyora-ya!” Boram yang sedang membaca majalah sambil menunggui Hyora langsung mendekatinya. Sepupunya itu pingsan dan akhirnya dia membawanya ke Rumah Sakit.

“Kau sudah sadar?” Hyora mengangguk pelan merasakan kepalanya masih pusing.

“Syukurlah. Kau membuatku cemas.”

“Maaf. Apa aku sudah lama disini?”

“Flu-mu begitu parah sepertinya karena kemarin kau tertular Kyuhyun.”

Gwaenchanha~” Hyora memandang infus yang tertancap di tangannya.

10149917_10202453989364261_544530265_n

“Apa Kyuhyun sudah baikan?” Boram mengangguk.

“Manager mereka bilang padaku kalau Kyuhyun sudah sehat. Tapi, kau malah yang tertular flu.”

“Hehe. Gwaenchanha. Selama Kyuhyun sehat. Aku tak ada jadwal, kan?” tanya Hyora.

“Seharusnya besok kamu ada pemotretan. Tapi, sudah aku cancel dan meminta agar mulai pemotretan setelah kamu sembuh.”

Eo!” Kata Hyora sambil tersenyum.

Aigoo. Kau ini benar-benar mencintainya, ya? Kau menunggui Kyuhyun sampai hampir tengah malam begitu. Padahal kau baru saja sampai dari Taiwan. Keadaan tubuhmu yang sedang lemah itu kan mudah sekali terserang penyakit.” Boram menggelengkan kepalanya.

Hm.” gumam Hyora sambil tersenyum lemah.

“Kau harus makan dahulu lalu minum obat dan beristirahat. Araji?”

Arasseo~ Uisanim. Hahaha.”

—–

‘Tok tok tok!’

Kyuhyun mengetuk salah satu ruangan yang dipenuhi bau yang paling dia benci. Ya. Dia benci rumah sakit. Dan kini dia berdiri di depan ruang rawat tempat Hyora berada.

“Masuk.” Kyuhyun membuka pintunya ketika suara dari dalam memperbolehkannya masuk.

Eo. Kyuhyun~ah. Wasseo?”

Annyeong, Boram. Bagaimana keadaannya?” Kyuhyun membuka masker yang digunakannya sebagai penyamaran setelah berada di dalam ruang rawat Hyora.

“Dia masih tidur setelah minum obat tadi.”

“Oh, begitu?”

“Dokter bilang dia harus beristirahat setidaknya tiga hari. Kau sedang tidak ada kegiatan?”

“Sekarang tidak. Tapi, nanti aku harus shooting Radio Star.”

Geurae.”

“Aku jadi merasa bersalah padanya.” Kyuhyun memandang Hyora yang masih tertidur dengan pulas akibat efek obatnya. Kyuhyun tidak mau menyentuhnya karena ingin Hyora istirahat lebih lama. Kyuhyun tahu sekali kalau Hyora sangat sensitif dengan sentuhan jika dia tidur.

Gwaenchanha. Hyora sangat mencintaimu. Jadi, jangan merasa bersalah. Jaga dia dengan baik.” Boram menepuk pundak Kyuhyun pelan.

Arasseo.”

“Duduklah. Aku akan meninggalkan kalian berdua.”

Sepeninggal Boram, Kyuhyun menarik kursi di sebelah Hyora dan duduk disana. Ditopangnya dagunya, mendekat pada kekasihnya itu. Masker menutupi hampir setengah wajah Hyora akibat penyakit flu yang ternyata menular padanya. Tak tahan tak menyentuhnya, Kyuhyun kemudian mengaitkan tangan Hyora ke tangannya sendiri.

10156802_10202453989244258_385644678_n

Engh~” Hyora merasa seseorang memegang tangannya sehingga membuatnya membuka matanya.

Annyeong~” Kyuhyun langsung membelai kepala kekasihnya itu penuh sayang.

Eo~ Neo wasseo?” tanya Hyora masih dengan suara serak.

Eung. Bagaimana keadaanmu?”

“Lumayan. Terima kasih.” jawabnya.

Kyuhyun bisa melihat senyuman dibalik masker Hyora, menyembunyikan rasa pening yang sebenarnya masih menyerang kepalanya. Hyora hanya ingin Kyuhyun tak khawatir dengannya.

“Maaf. Gara-gara aku kau jadi tertular.” Tangan Kyuhyun menyusuri wajah pucat Hyora. Masih dirasakan suhu hangat dari setiap inchi wajah yang disentuhnya. Tangan Hyora pun menyentuh tangan yang sedang membelainya dengan sayang bercampur khawatir itu.

“Kau tak perlu merasa seperti itu. Lagipula, memang aku yang tak menjaga kesehatanku sendiri dan sekarang sedang musim flu. Kau tenang saja. Aku tak apa-apa. Bukankah dokter disini adalah dokter-dokter terbaik? Jadi, aku pasti akan cepat sembuh.”

“Kau benar-benar membuatku khawatir.” Kyuhyun memandang infus yang tertancap di lengan Hyora.

“Ini… Pasti sakit sekali.” katanya lagi.

“Tentu saja sakit. Kau pikir ditusuk jarum itu enak?”

Mian~”

“Tapi, untuk cepat sembuh aku harus menjalaninya, kan?” Kyuhyun hanya memandang Hyora dengan wajah bersalah.

“Kyuhyun~ah. Hilangkan ekspresi wajahmu itu. Seharusnya, aku tadi bilang pada Boram agar kau tak perlu kuberitahu.”

Tsk. Jangan pernah lakukan hal itu. Aku harus mengetahui hal-hal yang menyangkut dirimu.”

“Aku tak ingin konsentrasimu dalam bekerja hilang.”

“Persetan dengan semua itu.”

“Dasar keras kepala.”

“Tergantung situasinya. Aku akan keras kepala.”

Huh! Setahuku kau selalu keras kepala. Apalagi dengan semua Hyungmu.”

“Terutama yang berhubungan denganmu.”

Ada rasa senang yang menelusup di hati Hyora. Senang karena Kyuhyun mengatakan hal-hal seperti yang baru saja dia katakan, dia merasa terlindungi.

Gomawo~” Dicubitnya pipi Hyora dengan lembut. Pola makan Hyora yang tidak teratur karena jadwal juga merupakan faktor yang menyebabkan flu lebih mudah menyerang imun tubuhnya.

Tiba-tiba Kyuhyun berdiri dan mengitari tempat tidur Hyora.

Eottiga?” tanya Hyora yang sebenarnya belum rela ditinggalkan Kyuhyun.

Pertanyaan Hyora terjawab ketika Kyuhyun membenarkan letak selimutnya agar Hyora merasa hangat dan kemudian dia merebahkan dirinya di tempat kosong, di sisi lain tempat tidur Hyora.

Mwohaneungoya jigeum?[2]” tanya Hyora.

Palli ja.[3]” Kyuhyun melingkarkan tangannya di pinggang Hyora.

Shireo!

Ya! Kau tidak menurut padaku?”

“Tidak. Aku bosan tidur terus.”

“Tak boleh melawan.”

Ya~ Cho Kyuhyun. Kalau kau begini, bisa-bisa kau tertular virus flu-ku lagi.” Hyora mencoba melepaskan pelukan Kyuhyun pada tubuhnya. Sayangnya, tubuh Kyuhyun yang besar benar-benar menghimpitnya dengan sempurna. Hyora tidak bisa menggerakkan tubuhnya sama sekali.

“Aku tak peduli.” Kyuhyun mempererat pelukannya. Kini, tubuh mereka semakin rapat dan mata mereka saling memandang sejajar.

“Kau tak tahu betapa khawatirnya aku.”

Ara.

Apeujimara.[4]

Arasseo. Kau juga.”

“Ja ja.[5]” Kyuhyun mengecup dahi Hyora lalu menurunkan maskernya.

Andwae!” Kata Hyora menahan tangan Kyuhyun.

Wae?”

“Kau tak boleh tertular flu-ku ini. Kau masih banyak pekerjaan, kan?” Ditutupnya lagi maskernya.

Gwaenchanha.” Kyuhyun mencoba membuka lagi.

Andwae. Jinjjaro.” Mata Hyora melebar memperingatkan Kyuhyun yang nekat.

Arasseo. Geurom.”

Tak disangka Kyuhyun tetap mencium hidung dan bibir Hyora yang terhalang masker sebelum menutup matanya sendiri dan mengeratkan kembali pelukannya. Seakan tak ingin melepaskan untuk melindungi dan menjaga Hyora. Bahkan, dari virus flu sekalipun.

Ingin rasanya dia lawan semua virus itu agar tidak membuat Hyora lemah tak berdaya seperti sekarang ini. Kyuhyun juga merasakan aroma lemon yang berpadu dengan daun mint yang terkuar dari rambut Hyora. Sampai-sampai, dia tak mau berhenti menghirupnya.

Hyora pun menenggelamkan kepalanya ke dada Kyuhyun sambil tersenyum, merasa terlindungi dengan sempurna. Seakan, ada sesuatu yang menguatkannya dalam keadaan sakit. Yang membuatnya merasa lebih kuat dan sehat. Dia merasa, bahwa dia hanya perlu Kyuhyun untuk membuatnya lebih baik, daripada harus menelan obat pahit atau ditusuk jarum infus. Bahkan, dia kini mengandaikan cukup parfum yang biasa pria ini pakai bisa dijadikan obat antibiotik dan penguat imun tubuhnya. Senyumnya makin lebar ketika dirinya mengimajinasikan hal konyol tersebut.

‘Klik!’

Ehem ehem.”

Keduanya masih berada dalam imajinasinya masing-masing ketika suara deham itu muncul.

“Maaf menganggu kalian. Tapi, Kyuhyun harus pergi untuk jadwal selanjutnya.”

“………” Kyuhyun tak menjawab. Hyora menunggu Kyuhyun bergeming. Namun, kenyataannya sebaliknya.

Ehem.” Manager Super Junior itu membuat peringatan yang kedua.

Oppa. Aku akan membangunkannya dan menyuruhnya segera menemuimu.” jawab Hyora.

Arasseo. Putakhae, Hyora~ya. Suruh Kyuhyun untuk cepat sedikit. Kalau tidak, kita bisa terkena macet.”

Ne.” jawab Hyora yang masih berada di pelukan Kyuhyun. Sepeninggal Manager Super Junior itu, Hyora mulai membangunkan Kyuhyun.

“Kyuhyun~ah. Ireona. Kau harus pergi untuk jadwal selanjutnya.”

“Aku pangeran tidur.”

Mwo?”

“Kau tahu kan caranya membangunkan pangeran tidur?” Kyuhyun mengintip wajah Hyora dengan membuka sebelah matanya.

“Kau sudah terlambat. Jadi, hentikan adegan pangeran tidurmu.”

“Aku takkan bangun kecuali kau yang membangunkan aku.” jawab Kyuhyun yang masih saja enggan membuka matanya.

Ehei. Jinjja. Aku tak tahu caranya membangunkan pangeran tidur. Tapi, aku bisa membangunkan pangeran yang keras kepala.”

Aaaaa! Apeuda!” Kyuhyun merintih sambil mengusap pinggangnya yang baru saja terkena cubitan Hyora.

“Muahaha. Dasar pangeran yang nakal. Palli ireona~ Oppa sudah menunggumu.”

Arasseo~” Pipi Kyuhyun yang semakin lama semakin tembam itu menggembung dan bibirnya sudah cemberut. Cubitan tadi juga membuat Kyuhyun akhirnya bangun dari posisi tidurnya.

Aigoo. Kau ini suka sekali mencubitku. Sakit sekali.”

“Itu satu-satunya cara jika kau keras kepala, Cho Kyuhyun-ssi.” Hyora menyeringai. “Palli palli!” Hyora ikut membantu Kyuhyun mengenakan mantelnya.

“Kau harus cepat sembuh.” kata Kyuhyun.

Eung. Aku akan cepat sembuh. Aku jamin.” Hyora mengancingkan kancing terakhir.

“Kabari aku lagi, ya?” Kyuhyun mencium puncak kepala Hyora sebagai salam perpisahan. Walaupun sebenarnya, dia sangat enggan pergi. Namun, dia memiliki tanggung jawab yang lebih besar daripada hal ini untuk sekarang.

Tak lupa pula kecupannya pun mampir di bibir Hyora.

You know, You are my medicine. Having you by my side is the best cure for every diseases ini my life and my body. So, I’ll recover soon.” kata Hyora setelah kecupan tadi.

Ara~” Kyuhyun mengacak rambut Hyora, tersenyum, dan meninggalkannya sendirian di tempat tidur. Hyora juga tersenyum, memandang Kyuhyun sampai tubuhnya menghilang dari balik pintu.

Rasanya, kemarin mereka baru bertemu. Memulainya dengan sandiwara. Tapi, berakhir dengan akhir yang manis seperti ini. Kehidupan percintaan yang nyata. Walaupun mereka berdua masih jauh dari kata pernikahan, tapi setidaknya mereka sudah berkomitmen untuk bersama. Komitmen yang selalu akan mengikat perasaan mereka berdua.

 “We learned not to meet anymore, We don’t raise our eyes to one another. But we ourselves won’t guarantee.  What could happen to us in an hour.” 
― Anna AkhmatovaThe Complete Poems

 

END

 

[1] Aku juga sibuk

[2] Apa yang sedang kau lakukan sekarang?

[3] Cepatlah tidur

[4] Jangan sakit lagi

[5] Ayo kita tidur

66 thoughts on “{Take 5} We Got Married (End)

  1. ow onnie padahal aku pengen mereka sampe nikah, knp udah end? Huhu… Awww plotnya asa kecepatan gt onn mneurut aku. Adudududu… Kangen KyuRa huhuhu awwwww

  2. Koq udh end aja????wkt take 4 perasaan ada adegan member suju yg lain’y pd main k’rmh baru’y kyura koq g d-ceritain sich eon?????alur’y sdkt k’cptan klo mnrt q,tp q suka sm cerita’y..cmn syg aja koq udh end..pdhl klo d’perpanjang psti lbh seru..

  3. Huwa..
    Ending yang sangat manis..
    Tp kenapa langsung end? Hmm, tak apalah berharap ada lanjutan yg luar biasa, hehe..
    Argh! Kyu-Hyora, disini topiknya ttg musikal Kyu dan sakit, kenapa ga yg Suju M – Swing? Astaga di situ Kyu tampannya diatas rata2 dan Hyora harus tau..
    Kkk ^^~

  4. beuh pangeran tidur yg nakal dan keras kepala,haha eon kapan jadiannya ini kopel ko lupa lg ya,siap acak2 prev part.XP

  5. Haduh bawaannya iri klo baca pasangan so sweet ini *maklum single*
    Rasanya bikin panas gara2 iri keromantisan mereka..
    Kirain FF wgmnya bakalan lama trnyata udah tamat….
    Ditunggu ff lainnya eonni

    *mian kmrn2 jarang komen dan jdi siders. gara2 sering error klo pas komen jdi sering frustasi pas mau komen*

  6. sp sweet meskipun ini sudah kisah musikal yg lewat
    tp ceritanya tetap menarik
    saling merasakan sakit yg sm
    dan untungnya hyora bukan karakter yg gampang cemburu disini dia bersikap dewasa
    hahh jd pengen sequel nie

  7. Hiyaaaahhhh…. wgm kan biasanya ampe 50an lbh episode~ harusnya wgm mereka juga sampe 50part eonnideul wlwkwkwm #digaplok

    Ini yg mereka sakitnya barengan itu ya? ngebayangin kalo mereka beneran kyk gini oWo
    Thankschuuu ya eonni~ semoga kesempatan nulis makin banyak jd walopun mereka udah end tp msh ada sequel2nya kyk kyura moments🙂

  8. End ??? End ????
    Ga relaaaa ~ kenapa cerita pas mereka jadian sedikit (╥ ﹏ ╥)
    love both till the end deh! KyuRa emang udah paling serasi hehehe
    Buat lagi dong cerita kyura yang baru …
    Kangen sama kyura nih😦

  9. FINISHED
    WGM kkeut !!!!
    and happy ending
    wahaaaaaaaa
    tapi part 4 nya pas ada yg ngetuk “apartemen” mereka tiba2 part 5 nya uda kesini aja
    gak apa2lah hahaha

    daebaaaaak
    Kyu-Ra jjang !!!!

  10. Akhirnya finish juga,aku kira bakal panjang banget eon hihi ih suka banget Kyuhyun ama Hyora disini manis banget sih ama perhatian kecil satu sama lain.Aku agak gak paham ama part 4 alngsung part 4.3?Itu sebelumnya ada kah?Kan solanya waktu part 4 ada yang ketuk pintu nah waktu pas 4.3 langsung udah jadian.Apa emang begitu eon?hihi pokoknya disini Kyuhyun ama Hyora sweet banget kkk

  11. wah sdh ending ternyata, Hyora dan Kyu oppa very sweet couple, stlh Kyu oppa sakit flu Hyora juga, Kyu oppa benar2 pemaksa pdhl sdh th Hyora sdg sakit dan ditakutkan bs menular flu nya pd Kyu oppa

  12. Kok sdh end eon?
    Pshl pengen hubungan mereka terungkap trus member yg lain jg pux pacar masing2
    Hehehehe
    Klo bs bkin sekuel ato lanjutanx lg ya eon
    Hbs kyk gantung sih ceritax

    Jgn lupa jg kyura ya eon
    Fighting!!

  13. Kok sdh end eon?
    Pshl pengen hubungan mereka terungkap trus member yg lain jg pux pacar masing2
    Hehehehe
    Klo bs bkin sekuel ato lanjutanx lg ya eon
    Hbs kyk gantung sih ceritax
    Tp selain itu suka sm ceritax
    Pas banget dgn kenyataanx
    Seolah2 bnr2 terjadi hahahaha

    Jgn lupa jg kyura ya eon
    Fighting!!

  14. manis bgt kyura couple ini,,,serasa ga rela kalo harus end sampe sini,, huhu aku tunggu kyura moment yg lainnya yah eonnideul?!! miss ya~

  15. Eon kok cepet sekali wgmnya? Aku kira masih lama ceritanya, soalnya seru ceritanya eon:’) gatau kenapa aku lebih suka yg wgm, tapi kyura moment juga bagus eon

  16. Kyaaa kerenn,, hahahhahahaha
    Akhir’ny mereka bersatu wlpn ak agak bingung, habis part 4 kok part 4.3 trs cerita’ny jauh bgt,, apa ak kelewatan y??? Hahhahahaha

  17. posternya.. ughh .. . . Kerrreeeeeeeennnmmmmm

    Baru Baru dah tamat .. ahg suka banget nih ceople *dimna mnaaa >_< . . . ahahaha Latihan nieeee kkkkkk .. padahal harap banyak eonnideul Comebeck ^^ . . . pokokne Aq suka ceople ini pake bangiiit ^^

  18. Sayang sekali ff nya udah selesai yng wgm ini .
    Padahal ceritanya bagus , kyuhyun sama hyora bisa bersikap romantis satu sama lain .

    Semoga nanti ada sequelnya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s